Sinergi PP KSB dan Kodim 1628 Demi Kemanusiaan

Sumbawa Barat, insidentb.com | Memperingati Hari Lahir Pancasila ke-81 dan HUT Kodam IX/Udayana ke-69, Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Sumbawa Barat mengambil langkah konkret, berkolaborasi antara TNI, Polri, Media Massa dan masyarakat diwujudkan melalui aksi kemanusiaan donor darah.

Aksi ini bukan sekadar seremoni perayaan. Puluhan personel TNI-Polri dan anggota Pemuda Pancasila bahu membahu dalam semangat gotong royong, mencerminkan implementasi nyata nilai nilai Pancasila di tengah masyarakat Bumi Pariri Lema Bariri.

Ketua MPC Pemuda Pancasila KSB, Agusti Lanang, menegaskan bahwa keterlibatan organisasinya merupakan komitmen untuk hadir sebagai solusi bagi kebutuhan masyarakat.

“Ini bukan seremonial kosong. Kami ingin membuktikan bahwa Pemuda Pancasila bersama TNI hadir untuk memberi dampak langsung. Mengisi stok darah bagi mereka yang membutuhkan adalah wujud pengamalan Pancasila yang paling nyata hari ini,” tegas Agusti di sela sela kegiatan donor darah yang berlangsung, di Makodim 1628/SB, Senin (25/05/2026).

Agusti menyebut, sinergi ini akan menjadi prototipe bagi program program sosial dan kebangsaan ke depannya untuk mempererat ikatan antara elemen pemuda dan aparat pertahanan negara.

Apresiasi tinggi datang dari pihak Makodim 1628/KSB. Mewakili Dandim, Kasdim 1628/KSB, Mayor Cba Agus, SH, menilai antusiasme para pendonor sejak pagi hari adalah bukti kuatnya kepedulian sosial di wilayah Sumbawa Barat.

“Kami sangat menyambut baik inisiatif MPC Pemuda Pancasila ini. Sinergi ini mempertegas bahwa TNI dan elemen pemuda selalu satu frekuensi dalam misi kemanusiaan,” ujarnya.

Menurutnya, seluruh kantong darah yang berhasil dikumpulkan dalam aksi ini akan langsung diserahkan ke Palang Merah Indonesia (PMI) untuk kemudian didistribusikan ke fasilitas kesehatan yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat.

“Aksi ini menjadi pengingat tegas bahwa semangat Pancasila dan dedikasi TNI terhadap rakyat bukanlah narasi di atas kertas, melainkan aksi nyata yang terus mengalir demi persatuan dan kemanusiaan,” pungkasnya.