Peringati Hari Guru, SDN Sermong Gelar Pawai Adat dan Profesi

  • Bagikan

Sumbawa Barat – Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional ke 76, Siswa-siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sermong, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, menggelar pawai adat, dengan memakai pakaian adat dan profesi, pada Kamis (25/11/2021) pagi.

Peringatan Hari Guru Nasional yang jatuh pada 25 Nopember 2021 mengambil tema tema “Bergerak Dengan Hati, Pulihkan Pendidikan”.

Pantauan media, kegiatan pawai diawali dari sekolah berlokasi di Jalan Raya Sermong, menuju jalan lingkungan, Jalan Raya utama, lalu kembali ke sekolah di mana siswa-siswi menimba ilmu.

Perjalanan para siswa juga diiringi iringan pemain drum band dari sekolah, sehingga terlihat semakin semarak dan menarik perhatian masyarakat yang menyaksikan.

Kegiatan yang cukup unik ini cukup membuat para pengguna jalan tertarik, karena para siswa dan guru SDN Sermong, berdandan mengenakan pakaian adat sumbawa, pakaian profesi polisi, TNI, anggota Dewan, pemain sepak bola, dokter, petani, dan pakaian lainnya.

“Lucu melihat aksi anak-anak ini saat siswa belok ke kiri memasuki Jalan lingkungan,” kata wagiman (35), seorang pengguna jalan.

Hadiah, salah satu orangtua sangat mendukung kegiatan yang dilakukan pihak sekolah dalam memperingati Hari Guru tahun ini.

“Berjalan dengan pakaian adat ini jelas semakin menumbuhkan rasa kecintaan anak-anak terhadap persatuan Indonesia yang terdiri dari berbagai suku yang disebut Bhinneka Tunggal Ika. Apalagi, dengan berpakaian profesi, anak anak akan termotivasi untuk meraih cita-citanya kelak,” kata warga Desa Sermong itu.

Terpisah, Kepala SDN, Sermong, Surdianah, S.Pd., saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan, acara ini adalah dalam rangka memperingati hari Pahlawan Tanpa Tanda Jasa atau Hari Guru Nasional, yang digelar setiap tahunnya.

“Kegiatan kali ini sengaja kami gelar dengan mengenakan pakaian adat dan profesi diikuti oleh seluruh siswa dan guru bahkan orangtua wali murid pun juga boleh mengikutinya,” katanya.

Dengan mengenakan pakaian adat, kata Surdianah, tak lain bertujuan mendidik siswa agar dapat menanamkan kembali rasa cinta persatuan dan budaya bangsa dari berbagai macam suku, ras dan agama dengan tidak dapat dipecah-belah dari pihak manapun.

Selanjutnya acara diisi dengan berbagai aksi pengumuman juara lomba hias kelas, lomba adzan, lomba puitisasi Al-Qur’an, lomba Da’i cilik. Selain itu, ada juga acara pemilihan guru idola atau guru favorit yang menambah kemeriahan perayaan Hari Guru Nasional Tahun 2021.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *