Sumbawa Barat, insidentb.com | Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumbawa Barat akhirnya angkat bicara terkait penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan combine harvester yang menyeret sejumlah anggota DPRD aktif dan non aktif yang hingga kini terus bergulir.
Kasi Pidsus Kejari KSB, Achmad Afriansyah, memastikan pihaknya akan mengawal kasus ini hingga tuntas tanpa pandang bulu. Di hadapan wartawan ia menegaskan kesiapan institusinya untuk mendampingi BPK guna memastikan hasil audit resmi kasus tersebut segera rampung.
“Kami siap mendampingi BPK jika hasil resmi audit kasus Pokir Combine sudah lengkap,” ujar Afriansyah, kepada wartawan, usai kegiatan Coffee Morning santai yang digelar di halaman Kantor Kejaksaan setempat, Jumat (12/6/2026).
Meski ditekan publik untuk segera memberikan kepastian hukum, Afriansyah tetap bersikap hati hati terkait jadwal penetapan tersangka. Ia memilih untuk tidak mengumbar janji waktu, namun memberi sinyal kuat bahwa penetapan tersangka akan segera dilakukan begitu audit selesai.
“Intinya, kami akan mengawal kasus ini hingga tuntas. Jika hasil audit sudah keluar, maka secepatnya kami akan menetapkan tersangka,” tegasnya.










