Menuju Pilkada 2024, Ustad Nun Sepakat Berduet dengan Pengacara

  • Bagikan

Sumbawa Barat – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumbawa Barat tahun 2024 masih akan berlangsung kurang lebih 3 tahun lagi, namun Drs. Muhammad Nur Yasin bertekad kembali tarung merebut posisi sebagai Bupati dengan menjadi calon Kada.

Informasi yang diserap awak media kali ini Ustad Nun sapaan akrab ulama asal Sampir itu, digadang berpasangan dengan seorang pengacara Putra Brang Rea yang kini berdomisili di Kota Malang yakni H. Sumardan, SH,.MH.

Kedua tokoh ini kemudian bersepakat maju sebagai pasangan Kada KSB dalam perjanjian tertulis yang ditandatangani dan disaksikan sejumlah tokoh masyarakat di kediaman Sumardani alias Dones warga, Desa Bangkat Munteh, Kecamatan Brang Rea, Kamis (19/8/2021) Malam.

Ustat Nun dalam perjanjian ini bertindak sebagai pihak pertama akan dicalonkan sebagai calon Bupati, kemudian Sumardan sebagai pihak kedua disebut sebagai calon Wakil Bupati.

Tampilnya Ustat Nun di Pilkada 2024 sudah diprediksi sejumlah kalangan di Sumbawa Barat, sebagian warga KSB dihimpun memang berharap beliau kembali maju dan memenangkan konstestasi pilkada mendatang.

Bahkan khusus untuk pasangannya Sudarman ini, pada Pilkada lalu juga sempat diisukan akan berduet, namun entah mengapa keduanya menghilang, namun terakhir Ustad Nun justru digadang saat itu berpasangan dengan Mustakim Patawari kemudian dengan KH. Syamsul Ismain.

Tapi sayangnya Ustad Nun gagal maju karena tidak mendapatkan dukungan Parpol, sedangkan pesangan petaha F3 (HW Musyafirin-Fud Syaifuddin) sebagai pesaingnya saat itu nyaris memborong semua Parpol hingga akhirnya menjadi calon tunggal dan menang melawan kotak kosong.

Dengan tampilnya Ustad Nun dan Sudarman menuju Pilkada 2024 sejak awal, maka dipastikan Pilkada mendatang tersebut bakal seru.

Namun untuk mendekati Parpol sebagai kendaraan politik Ustad Nun dan Sudarman sepertinya perlu berjuang keras, sebab sejumlah petinggi Parpol di KSB sudah menggadang kadernya sendiri untuk maju.

Lalu apakah Ustad Nun dan Sudarman lebih memilih jalur independen, ini tidak menutup kemungkinan apalagi keduanya telah sepakat berduet diawal sebagai ancang-ancang dan persiapan yang matang.

Cerita Politik Pilkada sepertinya telah dimulai dan kita tunggu episode-episode berikutnya. Wallahualam.

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *