Hari Ke-4 Pencarian Korban Tenggelam di Pantai Tropical Masih Nihil

Sumbawa Barat, insidentb.com | Operasi pencarian terhadap Galih Prasetyo Mukti, korban tenggelam di perairan Pantai Tropical, Desa Sekongkang Bawah, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat, terus dipacu.

Memasuki hari keempat pada Jumat (6/11/2026), tim SAR gabungan memperluas radius penyisiran baik melalui jalur laut maupun darat.

Operasi kemanusiaan ini melibatkan kekuatan lintas instansi yang terdiri dari personel Basarnas Sumbawa, TNI-Polri, Tim Fire Emergency dan Medis Siloam, Security G4S PT AMNT, serta didukung penuh oleh pemerintah desa dan warga setempat.

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Rendy Andy Julikhlas, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas IPTU Anak Agung Made Subrata, menegaskan bahwa strategi pencarian pada hari keempat difokuskan pada pembagian tiga tim guna memaksimalkan cakupan area jelajah di medan yang cukup ekstrem.

“Pencarian hari ini melibatkan sinergi kuat lintas instansi. Tim 1 dan Tim 2 dikerahkan melakukan penyisiran di perairan menggunakan rubber boat, memperluas area penyisiran ke arah utara, selatan, dan timur dari titik awal korban dilaporkan hilang. Sementara Tim 3 menyisir jalur darat dengan berjalan kaki menyusuri garis pantai hingga ke area tebing tempat korban awal memancing,” ungkapnya, dalam keterangan persnya, Jumat (06/11/2026).

Berdasarkan data kepolisian, insiden naas tersebut bermula pada Selasa (3/11/2026) sekitar pukul 17.00 WITA. Korban diketahui tengah beraktivitas memancing di atas tebing Batu Rata, kawasan Pantai Tropical, sebelum akhirnya terhempas dan dilaporkan hilang di gulungan ombak.

Hingga Jumat sore pukul 17.00 WITA, penyisiran intensif yang dilakukan tim gabungan belum membuahkan hasil (nihil). Kendati demikian, seluruh unsur di lapangan berkomitmen untuk terus melanjutkan operasi penyisiran dengan tetap memperhitungkan dinamika cuaca dan risiko gelombang tinggi demi keselamatan personel.

Menyikapi medan pesisir Sekongkang yang rawan, pihak kepolisian kembali mengeluarkan imbauan tegas kepada para nelayan, pengunjung, serta masyarakat pesisir agar mengutamakan keselamatan dan mengurungkan niat beraktivitas di dekat tebing rawan saat cuaca ekstrem.