Bima, insidentb.com | Detik detik mencekam di perairan Sanggar, Kabupaten Bima, berakhir dengan keajaiban. Seluruh penumpang dan awak Kapal Motor (KM) Armada Mulia berhasil dievakuasi dengan selamat setelah mengalami kecelakaan laut pada Kamis malam (17/7/2026).
Aksi heroik ini merupakan buah dari gerak cepat tim gabungan yang terdiri dari Sat Polairud Polres Bima, Sat Polairud Polres Bima Kota, Pos SAR Bima, dan Pos TNI AL. Begitu laporan darurat masuk, tim segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penyelamatan.
Direktur Polairud Polda NTB, Kombes Pol. Boyke Fredrik Salmon Samola, S.I.K., mengungkapkan bahwa kapal wisata tersebut mengangkut total 44 orang. Rinciannya, delapan awak kapal serta 36 penumpang yang terdiri dari tujuh WNI dan 29 WNA.
“Begitu menerima informasi, personel Sat Polairud Bima dan Sat Polairud Bima Kota langsung berkoordinasi dengan Tim SAR Bima dan Pos TNI AL untuk melaksanakan proses evakuasi,” tegas Boyke.
Kemenangan melawan maut ini juga terbantu oleh solidaritas di laut lepas. Dua kapal yang melintas, KM Majestic dan KM Sultan, turun tangan membantu mengevakuasi para korban menuju Pelabuhan Bima.
Berkat kolaborasi apik antara tim gabungan dan kapal kapal yang berada di lokasi, seluruh penumpang dipastikan selamat tanpa ada korban jiwa.
“Tim gabungan bersama sama melakukan evakuasi. Alhamdulillah seluruh penumpang dan kru berhasil diselamatkan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun KM Armada Mulia mengalami kerugian materi,” tambah Boyke.
Polda NTB memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk nahkoda dan awak kapal yang secara sukarela memberikan bantuan.










