Cabuli Anak Dibawah Umur, Waria Asal Taliwang Dibekuk Polisi

  • Bagikan

InsideNTB.com, Sumbawa Barat – Aksi nakal pelaku berinisial TM (35), asal Kelurahan Dalam, Kecamatan Taliwang, kandas di balik jeruji besi, kemarin (12/10/2020).

Penggiat tata rias ini di bekuk Tim Puma Polres Sumbawa Barat setelah dilaporkan menggarap sesama jenisnya yang masih di bawah umur. Sebut saja namanya Mamat (samaran) 14 tahun.

“Ya benar, kita sudah amankan pelaku bersama barang bukti berupa pakaian korban di kediamannya, pada hari Senin (12/10/2020) tanpa perlawanan. Saat ini pelaku sudah ditahan dan masih dalam proses pemeriksaan,” ungkap Kapolres AKBP Herman Suriyono, S.IK, melalui PS Paur Subbag Humas Bripka Mayadi Iskandar dalam keterangannya, Kamis (15/10/2020).

Ceritanya, korban pada hari Sabtu, 3 Oktober 2020 pukul 23. 30 Wita, mendatangi salon milik TM untuk meminta uang sebesar 10 ribu, namun TM akan memberikan uang tersebut, jika korban melayani hasrat bejadnya. Bukan hanya itu, usai melakukan aksi bejadnya TM memberikan uang sejumlah 20 ribu, bahkan TM juga menjanjikan korban untuk kembali lagi dan rencana akan memberikan uang sebesar 100 ribu.

“Iya, pelaku sempat menjanjikan korban uang sebanyak 100 rb, asalkan korban kembali lagi untuk melayani hasrat bejadnya,” bebernya.

Mayadi mengaku, kasus ini menjadi attensi pihak kepolisian karena korban merupakan anak di bawah umur. Pihaknya juga sudah meminta pihak kepolisian agar menenangkan keluarga korban. Karena saat ini, korban masih trauma dengan kejadian itu.

Informasi sementara yang dihimpun kepolisian, TM diduga tak hanya kali ini beraksi. Polisi yakin pelaku sudah berulang kali melakukan aksi jahat seksualnya terhadap korban lain. Ditakutkan juga semua korbannya adalah anak di bawah umur.

‘’Kecurigaan itu kini sedang kita dalami dengan menggali keterangan dari pelaku, karena pelaku ini diduga mengidap penyakit Homoseksual. Kami menghimbau masyarakat Sumbawa Barat, terutama bagi orang tua untuk menjaga pergaulan anak-anaknya. Untuk kasus ini, kami minta masyarakat tetap tenang dan percayakan sepenuhnya kepada pihak penegak hukum,” pungkasnya.(ID/RED)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!