Dinas Perikanan Pastikan Bantuan Tepat Sasaran dan Terdaftar di KSB Maju Perikanan

Sumbawa Barat, insidentb.com | Dalam upaya meningkatkan akuntabilitas dan efektivitas program bantuan perikanan tangkap, Tim Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Sumbawa Barat menggelar pendataan profil nelayan secara intensif.

Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi realisasi bantuan yang telah diterima sebelumnya, sekaligus memastikan seluruh nelayan tangkap aktif telah terdaftar dalam sistem KSB Maju Perikanan.

Pendataan dilakukan melalui pendekatan langsung ke lapangan, termasuk verifikasi dokumen kepemilikan sarana produksi seperti perahu, mesin, dan alat tangkap.

Data yang dikumpulkan akan menjadi dasar evaluasi terhadap program bantuan sebelumnya, sekaligus menjadi acuan bagi perencanaan bantuan tahun depan agar lebih tepat sasaran, transparan, dan berkeadilan.

Koordinator kegiatan dari Tim Bidang Perikanan Tangkap menjelaskan bahwa pendataan ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi pimpinan dinas.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap nelayan yang menerima bantuan benar benar layak dan tercatat. Evaluasi ini penting agar bantuan yang disalurkan sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumbawa Barat, Agus Purnawan, S.Pi., M.M., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari reformasi tata kelola perikanan daerah menuju era digital dan transparansi.

“Kita tidak boleh lagi membagi bantuan berdasarkan ‘kira kira’. Semua harus berbasis data valid, terverifikasi, dan terhubung dengan sistem. KSB Maju Perikanan adalah kunci utamanya. Dengan data yang akurat, kita bisa melakukan evaluasi bantuan yang sudah diterima dengan objektif, serta memastikan sarpras yang dimiliki nelayan sudah tercatat dengan baik,” tegas Agus Purnawan.

Hingga akhir Mei 2026, Tim Bidang Perikanan Tangkap menargetkan pendataan mencakup mayoritas nelayan tangkap aktif di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat. Sisa target akan diselesaikan pada bulan berikutnya, sebelum memasuki musim puncak operasi tangkap.(**)