Nyali Pemanjat Tebing Sumbawa Barat Menembus Batas di Porprov XII

Mataram, insidentb.com | Di atas dinding vertikal Gelanggang Pemuda Mataram, para atlet panjat tebing Kabupaten Sumbawa Barat tidak hanya bertanding melawan gravitasi, mereka sedang melawan stigma.

Senin (20/7/2026), di tengah ingar bingar Porprov XII 2026, kontingen KSB membuktikan bahwa keterbatasan fasilitas bukanlah alasan untuk kehilangan taring.

Datang dengan “tas penuh keraguan” minim pengalaman bertanding dan berlatih di atas venue yang jauh dari standar skuad KSB justru membalikkan prediksi. Mereka pulang dengan kepala tegak, membawa pulang 4 medali yang diraih dengan peluh, darah, dan mental baja.

Ketua FPTI KSB sekaligus pelatih kepala, M. Iksan, S.H., tak kuasa menyembunyikan rasa bangganya. Baginya, capaian ini bukan hanya angka di papan skor, melainkan tamparan keras bagi siapa pun yang meremehkan potensi atlet daerah yang “dianaktirikan” oleh minimnya infrastruktur.

“Ini bukan soal fasilitas, ini soal nyali. Di tengah minimnya sarana latihan di KSB, anak anak ini mampu menaklukkan dinding dan mental lawan. Mereka membuktikan bahwa kualitas tidak lahir dari kemewahan, tapi dari ketabahan,” ujar Iksan tegas.

Menurutnya, keberhasilan ini adalah alarm bagi Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat. Di balik gemerlap medali yang diraih, terdapat jeritan kebutuhan yang mendesak. Iksan secara terbuka mendesak pemerintah daerah untuk berhenti abai terhadap pembangunan infrastruktur panjat tebing.

Menatap PON 2028, Iksan menegaskan bahwa ambisi nasional tidak bisa dibangun di atas fondasi yang rapuh. Atlet profesional membutuhkan ruang untuk menempa diri setiap detik, bukan sekadar memanfaatkan sisa-sisa fasilitas yang ada.

“Jika pemerintah serius ingin atlet KSB berbicara di kancah nasional, bangunlah venue yang layak. Jangan biarkan bakat bakat emas ini layu sebelum berkembang hanya karena negara atau daerah lupa menyediakan ‘panggung’ untuk mereka bertumbuh,” tegas Iksan.

Kepada para atletnya, Iksan memberikan pesan yang dingin namun membakar semangat

jangan pernah merasa puas. Baginya, Porprov hanyalah pemanasan. Evaluasi tetap menjadi harga mati bagi mereka yang telah meraih medali, dan bagi yang belum, ini adalah awal dari pendakian yang lebih panjang.

“Hari ini kita memang menang, tapi besok adalah tantangan yang berbeda. Kami akan terus memanjat, dengan atau tanpa dukungan yang layak. Tapi tentu, akan jauh lebih manis jika KSB bangga karena mereka memiliki infrastruktur kelas dunia,” pungkasnya.

Daftar Patriot Olahraga KSB di Porprov XII 2026, panjat tebing yakni, Nurul Fauzan Nurul Islam meraih Emas (Perorangan Putri), Zulius Mustofa Aji meraih Perak (Kombine Perorangan Putra), Puan Maharani meraih Perunggu (Speed World Record Putri) dan Azhar Wan Akbar meraih Perunggu (Kombine Perorangan Putra).(*)