Blok Batu Nampar Segera Diusulkan ke Kementerian Transmigrasi

  • Bagikan

Sumbawa Barat – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Kabupaten Sumbawa Barat, akan melakukan redesign terhadap Blok Batu Nampar sebagai daerah transmigrasi baru di wilayah Kecamatan Sekongkang yang akan diusulkan ke Kementrian Transmigrasi.

Redesign blok batu nampar itu, dilakukan menyusul luas lahan HPL 1.048 hektar yang sempat dimanfaatkan oleh PT. Pulau Sumbawa Agro sudah berakhir.

“Eks lahan PT. PSA itu akan kami masukan dalam gambar daerah transmigrasi baru. Posisi lahan itu sendiri berada di wilayah Batu Nampar,” kata Ir. H. Muslimin Kepala Disnakertrans KSB, melalui Kepala Bidang Transmigrasi, Leo Arisandi, Rabu (1/12/2021).

Leo menjelaskan, Blok Batu Nampar sendiri, diperuntukan bagi 200 KK saja. Pemerintah, sambung dia, nantinya akan membangun sarana ibadah, akses transportasi hingga fasilitas kesehatan dan pendidikan. Lebih dari itu, mereka yang mendiami lahan trans akan mendapat jatah bidang tanah untuk wilayah perumahan dan lahan yang digarap sebagaimana diatur dalam Undang-Undang.

“Setelah di redesign, selanjutnya akan diekspos lalu diusulkan ke Kementerian untuk disikapi,” ujarnya.

Dijelaskannya, daerah trans di Sumbawa Barat ini, adalah Lemar Lempo. Akan tetapi, wilayah tersebut akan menjadi bagian dari Desa Talonang untuk pembinaan dan pengembangan karena status ketransmigrasiannya dalam waktu dekat berakhir. 260 KK yang mendiami kawasan tersebut mendapatkan apresiasi dari pemerintah sebanyak 1,85/KK untuk bidang tanah.

“Ada banyak fasilitas yang telah bangun disana. Sekolah, masjid terlebih mereka juga mendapatkan bibit jagung serta beberapa macam pelatihan lainnya,” ujar, Kabid Transmigrasi.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *