Dukungan PBB Dalam Kontestasi Pilkada 2020 Mendatang, Semuanya Masih Berjalan Dinamis

  • Bagikan

Ukir Sejarah Pilkada KSB PBB Berdiri Pada Garis Kemenangan

InsideNTB.com, Sumbawa Barat – Dalam catatan sejarah perjalanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) tidak ada cerita Partai Bulan Bintang (PBB) mengusung paket yang kalah, melainkan slalu berdiri di garis kemenangan.

(Foto ist: Ketua DPC Partai Bulan Bintang Kabupaten Sumbawa Barat, Agusfian Agung, SE.,)

Fakta sejarah membuktikan bahwa PBB merupakan partai politik yang cukup cermat dalam menentukan calon yang diusung pada momentum Pemilihan Kepala Daerah khususnya di KSB.

Secara internal PBB merupakan partai politik yang tetap memegang teguh pada komitmen politik berkeadaban.

Sejauh ini sudah terdaftar dua nama yang akan mendampingi petahana sekaligus akan turut menghiasi kontestasi pilkada 2020 mendatang, yakni Fud Syaifuddin, ST dan KH. Syamsul Ismain Lc, keduanya masuk mendaftar dalam penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati melalui Partai PDI Perjuangan, diketahui bahwa kedua figur ini merupakan tokoh yang secara historis mempunyai hubungan emosional yang baik dengan PBB.

Ditemui awak media, Minggu (13/10) Kemarin, Ketua DPC Partai Bulan Bintang Kabupaten Sumbawa Barat, Agusfian Agung, SE., mengatakan apabila berbicara masalah kedekatan PBB dengan kedua tokoh politik tersebut tentunya sangat dekat.

“Kalau saya katakan dekat dengan pak Kyai Syamsul Ismain, sangat dekat sekali, beliau adalah keluarga terdekat, secara politik keluarga dari pak Kyai Syamsul Ismain yang terdekat dengan kami adalah kader-kader PBB. Jadi, tidak bisa di nafikan bahwa kedekatan itu ada dan juga saya terpilih sebagai anggota DPRD pun tidak terlepas dari peran beliau yang cukup besar,” akunya.

Lepas dari itu, sambung politisi dua periode ini, juga disamping kedekatan hubungan baik secara emosional dengan Kyai Syamsul Ismain, di sisi lain hubungannya dengan Fud Syaifuddin yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati juga sangat baik, apalagi kami saat itu pernah bersama-sama di PBB.

“Secara filosofis sejarah Fud Syaifuddin itu pernah menjadi kader PBB, kader terbaik bahkan menjadi Wakil Bupati, hubungan emosional saya pribadi dengan beliau sangat dekat sekali bahkan seperti saudara sendiri,” jelasnya.

Namun saat ini, semuanya masih dinamis dan masih terkomunikasikan. Ia menilai, Fud Syaifuddin sendiri sebagai seorang politisi sejati dan Kyai Syamsul Ismain sebagai orang yang bijaksana.

“Keduanya pasti mengerti dan paham kalau semua itu kita kembalikan kepada mekanisme partai,” tukasnya.(ID/HS)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!