Peralihan Lahan Smelter Jangan Ada Mal Administrasi, Begini Kata Kapolres KSB?

  • Bagikan

InsideNTB.com, Sumbawa Barat – Berkaitan dengan peralihan lahan dari pemilik lahan ke perusahaan PT. AMNT, Kapolres Sumbawa Barat, minta kepada semua tim percepatan agar dalam proses administrasi lahan untuk menghindari terjadinya mal administrasi.

Hal ini di lakukan agar tidak menghambat lajunya proses pembangunan smelter yang di rencanakan beroperasi pada tahun 2022 mendatang.

“Kami minta kepada tim percepatan smelter untuk menghindari terjadinya maladministrasi agar tidak terjadi kesalahan. Kedepan, jangan sampai ada gugatan dari masyarakat,” tegas Kapolres AKBP Mustofa, S.IK., MH., dalam rapat evaluasi progres pembebasan lahan dan fasilitas rencana lokasi pembangunan Smelter dan Industri turunannya, bertempat di ruang rapat Graha Fitrah, (12/9).

Selain itu, orang nomor satu di jajaran Mapolres Sumbawa Barat ini mengatakan, dari 154 hektar lahan yang ada, di prediksi terjadi potensi masalah sekitar 1,8 hektar saja. Namun ia meminta kepada seluruh tim percepatan agar segera membentuk tim kecil untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang ada.

“Tim kecil ini harus di bentuk secepatnya, untuk mengantisipasi jika terjadi permasalahan agar bisa segera terselesaikan dengan baik,” harapnya.

Berkaitan dengan itu, sambung Kapolres, ia berharap agar didalam progres pembebasan lahan ini kita harus satu suara jika memang ada permasalahan yang terjadi agar secepatnya bisa terselesaikan secara internal.

“Mari kita fokus selesaikan administrasi dulu, jangan sampai ada hambatan kedepan. Terimakasih kepada semua tim selama ini sudah bekerja keras dan hampir seluruhnya menyelesaikan pembebasan lahan pembangunan smelter,” tukasnya.

Hadir dalam rapat tersebut, Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W Musyafirin, M.M., Kapolres Sumbawa Barat AKBP Mustofa, S. IK., M.H., Dandim 1628/SB Letkol Czi Eddy Oswaronto, S.T., Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat bapak Nusirwan Sahrul SH., MH., Asisten II KSB Dr. Ir. H. Amry Rakhman, M.Si.,Kepala Dinas penanam modal H. Abdul Hamid S.Pd, M.Pd., Kepala Bidang Fisik dan Prasarana Bappeda Hermansyah ST., Plh Kasi intel Kejari Sumbawa Barat, Tim fasilitasi pembebasan Lahan, Tim percepatan pembangunan smelter, Camat Kecamatan Maluk dan kepala desa sekecamatan Maluk.(ID/SB)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!