Tolak Mafia Tanah dan Pembajak CSR, Warga Sumbawa Barat Tulis Surat Terbuka ke Presiden

(Ilustrasi surat untuk Presiden) sumber foto google

Sumbawa Barat | Seorang warga Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Nusa Tenggara Barat (NTB) Andy Saputra mengirim surat terbuka untuk Presiden Joko Widodo. Surat terbuka ditulis karena cintanya kepada tanah air dan hormat kepada Bapak Presiden Joko Widodo sebagai kepala negara.

Berikut bunyi surat yang di tulis kepada presiden Joko Widodo,

Yth. Bapak Presiden RI, Joko Widodo
Di
Istana Negara

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Kami atas nama pribadi, kelompok masyarakat serta warga Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, menyampaikan permohonan dan harapan kepada Bapak Presiden agar investasi Tambang di Batu Hijau benar benar dinikmati masyarakat lokal, pencari kerja lokal hingga pengusaha lokal.

Mohon tindak dan hentikan, dugaan percaloan mafia tanah yang melibatkan otoritas oknum pemerintah di bawah. Pembajakan CSR/Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang harusnya hak masyarakat di monopoli oleh kekuatan politik dan kekuasaan sempit.

Evaluasi dan panggil pemegang saham PT.AMNT agar mereka mengevaluasi kinerja manajemen di Batu Hijau. Agar taat terhadap Instruksi Presiden (Inpres) soal kawasan Industri terintegrasi, Smelter di Batu Hijau, Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi NTB.

Evaluasi dan tindak tegas oknum kepala pemerintahan baik ditingkat Provinsi dan Kabupaten yang cawe cawe dengan oknum management yang justru memperlambat proses pembangunan Smelter. Bermain dalam bisnis pengadaan tanah guna pembebasan lahan Smelter dan Bandara khusus milik PT.AMNT, yang menggunakan tangan aturan palsu demi mendapatkan keuntungan pribadi. Namun mengorbankan hak hak warga pemilik lahan, yang dipaksa menjual tanahnya dengan harga murah.

Mohon evaluasi dan tindak tegas oknum kepala daerah baik Provinsi dan Kabupaten yang diduga melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dari bisnis anggaran belanja PT.AMNT yang jumlah ratusan milyar rupiah. Memiliki perusahaan pribadi dan keluarga didalam tambang PT.AMNT sementara pengusaha lokal serta rakyat tidak mendapatkan peluang yang sama. Proses hukum, seperti halnya kasus yang menjerat mantan Gubernur Papua, LUKAS ENEMBE.

Mohon tindak dan evaluasi pemegang saham agar mengganti manajement yang justru menyumbang memperburuk visi Presiden Bapak Jokowi Dodo dalam membangun industri terintegrasi nilai tambah bahan tambang didalam negeri. Dengan bekerjasama dengan oknum raja kecil di daerah yang tujuannya hanya menguras dana pemegang saham untuk kepentingan politik, pribadi dan kekuasaan.

Demikian surat terbuka untuk bapak Presiden RI yang kita cintai. Salam Hormat serta cinta kasih dari rakyatmu di pelosok negeri Intan Bulaeng.

Taliwang, Sumbawa Barat, NTB
4 AGUSTUS 2023

MERDEKA!!!!, MERDEKA, MERDEKA!!!!

error: Content is protected !!