Lalu Irwan Suryadi Jadi Kasi Pidsus Kejari KSB, Aji Rahmadi Pindah Tugas ke Kediri

  • Bagikan

Sumbawa Barat – Aji Rahmadi, SH, MH resmi melepaskan jabatannya sebagai Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) KabupatenSumbawa Barat. Selanjutnya, posisi yang ditinggalkannya diisi oleh Lalu Irwan Suryadi, SH, MH.

Kajari KSB Suseno, SH, MH melalui Kasi Intel I Nengah Ardika, SH dalam konferensi pers, Selasa (29/9/2021) mengucapkan terima kasih atas kinerja dan dedikasi Aji Rahmadi selama bertugas di Kejari KSB. Terhadap, Kasi Pidsus yang baru Lalu Irwan Suryadi, selamat datang dan selamat bertugas.

“Kami berharap kepada Kasi Pidsus yang baru agar dapat secepatnya menyesuaikan diri dan melaksanakan tugas pokok serta fungsinya,” ujar I Nengah Ardika singkatnya.

Diketahui, Aji Rahmadi mulai bertugas di Kejari KSB sejak 14 Oktober 2019. Saat itu, Kejari KSB berkantor di Komplek Kemutar Telu Center (KTC).

Adapun dalam hal pemulihan kerugian keuangan negara, sepak terjang Aji Rahmadi juga tidak diragukan. Di antaranya, selama bertugas di KSB, Aji Rahmadi, telah menorehkan prestasi yang membanggakan. Salah satunya, telah menoreh Prestasi penyelamatan keuangan negara sebesar Rp. 570.000.000 (Lima Ratus Tujuh Puluh Juta Rupiah) dengan Rincian perkara, Penyelamatan Keuangan Negara di Badan Perkereditan Rakyat (BPR) Kabupaten Sumbawa Barat dengan jumlah Rp 287.000.000 (Dua Ratus Delapan Puluh Tujuh Juta Rupiah) yang sudah disetorkan kepada kas negara pada tahun 2020.

Penyelamatan keuangan negara di desa Lampok Kabupaten Sumbawa Barat dengan Jumlah Rp 147.000.000 (Seratus Empat Puluh Juta Rupiah) yang sudah di setorkan kepada kas negara pada tahun 2020, Penyelamatan keuangan negara di desa Labuhan Lalar, dengan jumlah Rp 41.000.000 yang sudah di setorkan kepada kas negara pada tahun 2020.

Penyelamatan keuangan negara di desa Benete dengan jumlah Rp 95.000.000 dan masih dalam tahap Penyidikan.

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!