Sambut Tahun Baru Islam 1443 H, SDN Sermong Taliwang Gelar Doa Bersama

  • Bagikan

Sumbawa Barat – Menyambut tahun baru islam 1 Muharram 1441 Hijriah, SD Negeri Sermong, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, menggelar kegiatan do’a bersama secara sederhana dengan penuh khidmat, bertempat di lapangan upacara SDN Sermong, Selasa (10/8) Malam.

Hadir dalam kegiatan ini, para guru SDN Sermong, tenaga kependidikan, siswa kelas V dan VI, serta mahasiswa KKN dari Universitas Islam Negeri Mataram.

Kegiatan do’a bersama dimulai pukul 18.00 WITA. Diawali dengan membaca Surat Yasin, dan dilanjutkan dengan melaksanakan sholat Magrib berjamaah.

(Foto Ist : Saat Doa Bersama)

“Usai salat magrib, kami menggelar do’a menyambut tahun baru Islam, zikir, dan ceramah agama, agar siswa tahu sejak dini tentang pentingnya tahun baru islam,” kata Muhammad Taufik, S.Pd. kepala SDN Sermong.

Pada kesempatan tersebut, Taufik, sapaan akrab ia dipanggil, juga mengajak kepada para guru, tenaga kependidikan dan semua siswa yang hadir, untuk berdo’a memohon kekuatan kepada Allah SWT. Tahun baru Islam ini, diharapkan membawa spirit baru melalui do’a, agar pandemi covid-19 segera berakhir.

“Setelah doa bersama ini acara ditutup dengan istigasah. Bersama-sama kita memohon kepada Allah SWT mudah-mudahan musibah yang diturunkan segera dicabut dan kehidupan kita bisa normal kembali,” tukas orang nomor satu di SDN Sermong itu.

Lebih lanjut, Taufik menyampaikan, momentum peringatan tahun baru islam diharapkan dapat meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan untuk terus mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Dengan do’a bersama ini semoga kedepan kita semua menjadi pribadi-pribadi yang lebih baik. Semoga kegiatan kita hari ini mendatangkan semangat baru bagi kita semua, meningkatkan ibadah ketakwaan dan bernilai ibadah sisi Allah,” tandasnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan kepada semua yang hadir untuk tetap mematuhi peraturan kesehatan. Dirinya menghimbau untuk tidak meninggalkan masker sebagai alat pelindung diri paling dasar, rajin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta jaga jarak.

“Kunci untuk memutus mata rantai covid-19 adalah dengan disiplin protokol kesehatan. Doa kita bersama agar covid-19 cepat segera berlalu, sehingga kita semua bisa kembali beraktivitas secara normal,” tegas Taufik.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *