Hari Buruh, Pemda dan Serikat Pekerja Sampaikan Duka Cita Kepada Korban Kecelakaan Kerja Tambang Batu Hijau

  • Bagikan

InsideNTB.com, Sumbawa Barat – Peringatan Hari Buruh (May Day) 2021, pemerintah daerah melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi beserta Serikat Buruh Kabupaten Sumbawa Barat, menyampaikan ucapan belasungkawa atas meninggalnya salah seorang pekerja dalam musibah kecelakaan kerja di lokasi tambang Batu Hijau, PT AMNT yang terjadi pada, Jum’at (23/4/2021) lalu.

Prihal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja melalui Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Perlindungan Tohiruddin, SH, bersama serikat buruh usai menggelar acara dialog memperingati May Day 2021, bersama Organisasi pekerja dan buruh cabang Sumbawa Barat, bertempat di Vescobar Cafe dan Resto, Sabtu (1/5/2021).

“Kami beserta serikat pekerja se-KSB menyampaikan duka yang mendalam atas meninggalnya salah seorang karyawan, korban kecelakaan kerja yang berlokasi di lokasi tambang batu hijau PT. AMNT. Semoga keluarga korban diberikan ketabahan dan kami berharap kecelakaan kerja tidak kembali terulang dikemudian hari,” ungkapnya.

Selain itu, sambung Tohir pria itu akrab disapa, momentum hari buruh tahun ini pihaknya bersama serikat buruh hanya menggelar dialog terbuka, hal ini dilakukan sebab Disnaker hadir dan berperan memfasilitasi dengan kegiatan positif mengingat saat ini Indonesia masih berjibaku melawan pandemi covid-19 serta bulan suci ramadhan.

“Banyak hal yang di usulkan oleh teman-teman serikat pekerja dan buruh termasuk membuat wadah untuk menyampaikan aspirasi dalam rangka penataan masalah ketenagakerjaan yang sangat kompleks di KSB,” ujarnya.

Pada kesempatan itu juga, terang Tohir, forum meminta kepada pemerintah soal keterbukaan update pelaksanaan pemeriksaan khusus pengawas (Riksus) terkait kecelakaan kerja dibatu hijau.

“Banyak hal yang disorot oleh peserta dialog,” sebutnya.

Pada momentum itu juga, lanjutnya Kabid HI melakukan penyerahan SK dan spanduk pembentukan cabang posko konsultasi atau aduan pembayaran THR keagamaan kepada camat se-KSB dan ketua Serikat pekerja/buruh yang tercatat pada dinas Tenaga Kerja dan transmigrasi tahun 2021.

“Kami merangkul semua pihak agar bersama-sama melakukan pemantauan sekaligus mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat di setiap kecamatan,” demikian, tutupnya.(RED**)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!