3.5 Miliar DAK Cipta Karya Untuk JAB Tujuh Desa di KSB

  • Bagikan

InsideNTB.com, Sumbawa Barat – Pemkab Sumbawa Barat terus berbenah. Pemenuhan pelayanan kesehatan, meretas jalan daerah terisolir, ketersediaan air bersih hingga sarana sanitasi sehat yang tersebar di semua Kecamatan.

Melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2020 senilai Rp 3,5 milyar, sedikitnya tujuh desa akan di sentuh untuk pembangunan Jaringan Air Bersih (JAB). Tujuh desa tersebut ialah Desa Talonang, Tatar, Sekongkang Bawah, Desa Beru-Jereweh, Moteng, Seteluk Tengah dan Desa Senayan.

“Bentuk fisik dari proyek ini di tujuh desa tersebut ialah ketersediaan sumber air, reservoar atau bak penampung, jaringan dan sambungan rumah,” ungkap Kepala Bidang Cipta Karya pada Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Pemukiman (PUPR) Burhanuddin Harahaf ST pada media, Rabu (23/9) pagi tadi.

Katanya lagi, desa yang mendapatkan intervensi DAK tahun ini yang arah penggunaannya untuk ketersediaan air bersih bagi masyarakat, merupakan desa yang kerap di landa kekurangan air bersih. Sehingga, di pandang perlu desa-desa yang disebutkan tepat sasaran.

Pembangunan JAB itu, sambung Kabid Cipta Karya sudah mulai di kerjakan oleh pemenang tender. Menurutnya, semakin cepat dikerjakan, maka semakin cepat pula masyarakat akan menikmati proyek tersebut. Namun, yang paling penting bagi perusahaan ialah kualitas pekerjaan. Jangan sampai bekerja asal cepat selesai tapi hasilnya kurang maksimal.

“Upaya pemerintah dalam memenuhi standar pelayanan minimal pada masyarakat yang berkaitan dengan air bersih terus di lakukan,” terangnya.

Ia menambahkan, bukti nyata pemerintah dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, pada tahun 2021 mendatang Dinas PUPR melalui Bidang Cipta Karya mengusulkan 2.500 Sambungan Rumah (SR) kepada pemerintah pusat. Usulan tersebut untuk mendukung SPAM Bintang Bano.

“Bukan itu saja, kami juga mengusulkan hibah jaringan distribusi utama air bersih,” singkatnya.

Kenapa ini harus diusulkan, karena terkendala faktor lantaran sumber air baku baku mulai mengalami penyusutan.

“Semoga usulan ini di respon untuk kemaslahatan warga Sumbawa Barat,” beber Bur. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!