Peduli COVID-19 IKAPAMSEL KSB, Gelar Aksi Sosial

  • Bagikan

InsideNTB.com, Sumbawa Barat – Sebagai bentuk kepedulian terhadap mewabahnya Covid_19, Ikatan Pelajar Mahasiswa Seteluk Yogyakarta (IKAPAMSEL YK) menggelar kegiatan aksi sosial dengan melakukan pembagian masker gratis.

Kegiatan yang di lakukan ini, sebagai wujud kontribusi dalam menanggulangi penyebaran covid 19 di wilayah Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat.

“Pembagian masker ini merupakan bentuk kontribusi kami kepada masyarakat Seteluk dalam menanggapi penyebaran covid 19 di wilayah kecamatan Seteluk khususnya. Pembagian masker gratis berjumlah 150 masker adalah murni menggunakan dana dari para anggota IKAPAMSEL itu sendiri,” ungkap, Aldy Marwandy Ketua Himpunan Pelajar Mahasiswa Sumbawa Barat (HPMSB) yang tergabung dalam IKAPAMSEL YK, kepada media ini, Minggu (3/5/2020).

Masker ini, lanjut Mahasiswa Pendidikan Seni Tari UNY penerima beasiswa afirmasi tahun 2017 ini, sengaja dipesan dan di buat oleh penjahit lokal wilayah Seteluk sebagai bentuk untuk meningkatkan ekonomi para penjahit lokal di masa pandemi Covid_19. Adapun, pembagian masker tersebut dilakukan di tiga titik lokasi di wilayah Kecamatan Seteluk, diantaranya, di desa Seteluk Tengah, di Desa Tapir dan di daerah Airsuning.

“Ide ini juga disambut baik oleh Pak Camat Seteluk dengan mengajak kami untuk ikut dalam kegiatan himbauan mereka kepada warga untuk menggunakan masker dilakukan oleh perwakilan Polri, Pukesmas, dan PMI yang akan dilaksanakan Sabtu dan pada hari ini,” jelasnya.

Untuk anggota IKAPAMSEL, kata dia, hanya ikut di hari ini saja sesuai dengan kesepakatan awal dari seluruh anggota.

“Semoga kegiatan ini dapat mendorong organisasi organisasi lain di seluruh wilayah KSB untuk dapat berkontribusi membantu Pemerintah dalam menanggulangi pandemi Covid-19. Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi kita semua,” pungkasnya.

Hal senada di sampaikan salah satu anggota IKAPAMSEL, Les Yasiam Tari, Mahasiswa Universitas Aisyiyah Yogyakarta jurusan Fisioterapi yang juga sebagai pencetus ide ini pertama kali menjelaskan bahwa, kegiatan ini sebagai wujud kepedulian di tengah mewabahnya virus corona dan sebagai bentuk kontribusi untuk membantu membangun ekonomi bagi para penjahit lokal.

“Ide ini juga sebagai cara bagi kami para pelajar dalam menanggulangi penyebaran virus corona di wilayah Seteluk dan ini juga sebagai bentuk kontribusi dalam membantu Pemerintah Daerah,” kata dia singkatnya.(ID/S)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!