Lantaran PHK, Disnaker KSB ingatkan Pekerja

  • Bagikan

Sumbawa Barat – Perusahaan PT Maluk Raya Lestari (MRL) mitra bisnis PT AMNT, terpaksa melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap salah satu karyawannya lantaran sebuah pelanggaran yang cukup berat yaitu merokok bukan pada tempatnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumbawa Barat, melalui Kepala Bidang Hubungan Industrial, Tohiruddin, SH, Jum’at (10/12/2021), membenarkan prihal tersebut.

Atas kejadian PHK tersebut, Disnakertrans mengingatkan pekerja agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Ia menyebutkan, karyawan yang di PHK tersebut, mengakui kesalahannya dan berjanji tidak akan mengulanginya kembali. Terhadap hukuman PHK, dirinya mengaku ikhlas karena jatuhnya ‘vonis’ ini berawal dari perbuatannya sendiri.

Sedangkan bagi perusahaan, Disnaker mengingatkan untuk tetap memberikan pembinaan pada karyawan agar jangan sampai kasus serupa atau kasus lain yang melanggar normal kerja terulang lagi.

“PT AMNT selaku user sangat ketat dalam hal kedisiplinan. Jadi, terhadap PHK ini harus menjadi pelajaran,” ungkapnya.

“Tidak bisa kita bebankan kesalahan ini kepada orang lain. Ini murni perbuatan personal yang kini dia sendiri harus menanggung konsekuensinya,” imbuhnya.

Lebih lanjut Tohir menegaskan, dengan berkurangnya salah satu karyawan, Disnaker langsung melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yaitu meminta perusahaan untuk melaporkan jumlah karyawannya dengan status Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dan Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT).

“Kami minta data itu dilaporkan pada Senin (13/12/2021) mendatang. Data itu nantinya akan digunakan untuk kepentingan pemerintah,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!