Gasak Emas 100 Gram dan Uang, Dua Pemuda Asal KSB Diringkus Tim Puma

  • Bagikan

InsideNTB.com, Sumbawa Barat – Tim Puma Polres Sumbawa Barat kembali meringkus pelaku tindak pidana pencurian yang terjadi di Kelurahan Kuang, Kecamatan Taliwang, Minggu (11/10/2020) kemarin.

Kedua terduga pelaku yang ditangkap masing-masing berinisial MH (21) asal Kelurahan Kuang dan MP (31) asal Kelurahan Sampir. Saat Tim Puma melakukan penangkapan, kedua pelaku kerap berpindah-pindah tempat dan berupaya kabur dari kejaran petugas. Namun, Tim Puma akhirnya berhasil meringkus kedua pelaku atas informasi masyarakat.

(Foto Ist : Kedua Pelaku Saat di Gelandang ke Mapolres Sumbawa Barat)

“Benar, pelaku kami tangkap di bengkel milik Herry di Lingkungan Telaga Bertong. Sempat, kedua pelaku berpindah-pindah tempat saat petugas melakukan penangkapan. Namun, berkat kerjasama dan informasi dari masyarakat akhirnya kedua pelaku dapat kami ringkus, pada hari Minggu (11/10/2020),” kata Kapolres AKBP Herman Suriyono melalui PS Paur Subbag Humas Polres KSB Bripka Mayadi Iskandar di konfirmasi, Selasa (13/10/2020).

Mayadi menjelaskan, kejadian pencurian sendiri terjadi pada hari Sabtu 22 Agustus 2020 lalu, sekira pukul 04.00 Wita, di RT 002/002, Lingkungan Kuang, Kelurahan Kuang, Kecamatan Taliwang.

“Saat itu, korban yang berprofesi penjual bakso bersama keluarga tertidur pulas saat kedua pelaku melakukan aksinya. Namun, keesokan harinya korban kaget karena melihat pintu kamar terbuka, setelah di periksa ternyata benar barang-barang korban berupa, handphone, uang dan sejumlah perhiasan telah raib,” jelasnya.

Adapun, barang curian yang berhasil telah di ambil kedua pelaku berupa, cincin sebanyak 5 buah, gelang 2 buah dengan total berat kurang lebih 100 gram.

“Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian sebesar Rp. 91.750.000,- dan kejadian tersebut langsung diaporkan kepihak kepolisian untuk ditindak lanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku,” bebernya.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku kini meringkuk di Mapolres Sumbawa Barat untuk kepentingan hukum lebih lanjut.

“Kami mengimbau masyarakat bagi rumah yang ditinggal dan tidak ada penghuninya agar hati-hati dalam menyimpan barang-barang berharga. Semua jendela di tralis dan dikunci agar terhindar dari sasaran pencurian,” imbaunya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!