Proyek Tiu Suntuk Dikuasai Pekerja Luar, Tenaga Kerja Lokal Terpental

“Hampir 6 Bulan Bendungan Tiu Suntuk Tak Satupun Rekrut Tenaga Kerja Lokal. Bendungan Tiu Suntuk Dikuasai Tenaga Kerja Luar”

InsideNTB.com, Sumbawa Barat – Selama hampir 6 bulan berjalan, proses pembangunan bendungan Tiu Suntuk yang berlokasi di Kecamatan Brang Ene, namun sayang hingga kini tak satupun tenaga kerja skill lokal dipekerjakan. Padahal, puluhan alat berat dan truk tronton tetap beroperasi.

Berdasarkan data yang diterima media, pihak perusahaan tengah melakukan perekrutan tenaga kerja dimulai tanggal 14 hingga 18 Juli 2020. Hal tersebut di perkuat dengan adanya surat dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sumbawa Barat, bernomor : 560/436/Nakertrans/2020. Namun terlihat perekrutan tenaga kerja yang dibuka hanya terbatas untuk job tertentu saja.

Namun, mirisnya lagi ketika masyarakat lokal hendak mempertanyakan terkait kapan dibukanya perekrutan tenaga kerja, pihak perusahaan selalu berdalih belum ada perekrutan saat ini.

“Yang menjadi pertanyaan kami, apakah semua sopir truk dan operator alat berat itu masuk tanpa melalui perekrutan?,” tanya, salah seorang tenaga kerja lokal yang enggan menyebut namanya, saat ditemui wartawan, Selasa (14/7/2020) kemarin.

Bukan hanya itu sambungnya, Pemerintah Daerah melalui Dinas terkait harus tegas dalam mengawal tenaga kerja lokal, apalagi masyarakat kawasan terdampak. Jangan terkesan ketakutan seperti orang yang sudah terima “fee proyek” saja.

“Kades, Camat dan Pemda tidak boleh tutup mata melihat persoalan yang tengah dihadapi warga lokal. Bila perlu sesekali turun ke lapangan dan cek langsung siapa saja yang bekerja disana,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi melalui Kepala Bidang Pelatihan Produktifitas dan Penempatan Tenaga Kerja (Lattas Penta) Fitrah Jaya, S. ST, dihubungi diruang kerjanya, Rabu (15/7/2020) pagi membenarkan prihal telah dibuka perekrutan tenaga kerja melalui sistem satu pintu.

(Foto ist: Fitrah Jaya, S. ST, Kepala Bidang Pelatihan Produktifitas dan Penempatan Tenaga Kerja (Lattas Penta)

“Benar, dua perusahaan yang beroperasi di bendungan tiu suntuk telah mengajukan permohonan perekrutan tenaga kerja dengan surat bernomor : 02/002/PTK/BEN-TiuSuntuk/VII/20. Adapun perusahaan yang di maksud diantaranya, perusahaan Nindya dan perusahaan Bahagia Bangun Nusa (BBN) KSO,” ungkapnya.

Ia mengakui, jika perekrutan yang dibuka kali ini memang terbatas karena memang pihak perusahaan hanya membutuhkan 9 orang tenaga kerja dengan job yang berbeda.

“Untuk tahap awal ini, rekrutmen tenaga kerja hanya 9 orang itupun memang sedikit. Tapi, perusahaan akan membuka kembali sesuai dengan kebutuhan,” kata Fitrah singkatnya.(ID/S)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!