Sinergi Kejaksaan dan SMSI KSB, Perkuat Peran Strategis di Daerah

Sumbawa Barat, insidentb.com | Jajaran pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Sumbawa Barat, menyambut hangat kunjungan dari jajaran Korps Adhyaksa yang berlangsung di Villa Faris, Telaga Bertong, Senin (24/08/2026).

Ketua SMSI Indra Irawan LM, menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih yang mendalam atas terlaksananya kegiatan silaturahmi tersebut. Menurutnya, SMSI KSB menyambut baik keterbukaan informasi dan gagasan kolaboratif yang diusung oleh Kajari. Pertemuan ini diharapkan mampu memutus sekat komunikasi antara pers, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan aparat penegak hukum, sekaligus mengoptimalkan fungsi kontrol sosial serta penyebarluasan informasi yang edukatif kepada masyarakat luas.

Indra menegaskan bahwa tali silaturahmi dan komunikasi yang telah terbangun ini harus terus dijaga secara berkesinambungan. Ia menyatakan komitmen penuh dari seluruh jajaran pengurus dan media anggota SMSI untuk siap bersinergi serta membantu Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat dalam menyampaikan informasi yang objektif, berimbang, dan mengedukasi masyarakat luas.

“Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan dan ruang diskusi yang diberikan oleh Bapak Kajari beserta jajaran. SMSI KSB berkomitmen untuk terus menjaga silaturahmi ini dan siap membantu Kejaksaan Negeri KSB, khususnya dalam hal penyebarluasan informasi positif, pengawalan program pembangunan, serta edukasi hukum kepada masyarakat di Bumi Pariri Lema Bariri,” ungkap, Indra.

Melalui komitmen bersama ini, diharapkan sinergi antara pers siber dan penegak hukum di Kabupaten Sumbawa Barat semakin kuat, transparan, serta mampu menghadirkan kontrol sosial yang membangun demi kemajuan daerah.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumbawa Barat, Mahfuddin Cakra Saputra, S.H., M.H., menegaskan komitmen lembaganya untuk terus mendekatkan diri kepada masyarakat melalui pendekatan penegakan hukum yang humanis.

Kajari menyoroti masih banyaknya anggapan di tengah masyarakat yang belum sepenuhnya memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing masing bidang di dalam institusi Kejaksaan. Selama ini, publik kerap menyamakan seluruh fungsi penegakan hukum secara pukul rata, padahal Kejaksaan memiliki pembagian bidang yang spesifik dan langsung bersentuhan dengan pelayanan publik serta pengawalan pembangunan daerah.

“Masyarakat sering kali belum sepenuhnya memahami pembagian bidang di Kejaksaan. Mulai dari bidang pembinaan SDM dan barang milik negara, bidang pengamanan strategis, hingga bidang tindak pidana khusus yang berfokus pada penanganan tipikor, kepabeanan, cukai, hingga pelanggaran HAM,” ungkap Mahfuddin Cakra Saputra di hadapan para pengurus SMSI KSB.

Lebih lanjut, Kajari yang baru bertugas di wilayah Sumbawa Barat ini menyampaikan pentingnya kehadiran Kejaksaan yang tidak sekadar bertindak represif, melainkan mampu menghadirkan wajah penegakan hukum yang romantis dan humanis menjadi representasi negara dan masyarakat yang mengayomi.

Ia juga menekankan perlunya penyelarasan data serta penyerapan aspirasi publik guna mengantisipasi potensi tumpang tindih dalam penanganan isu isu daerah.

Kedekatan emosional Kajari dengan Sumbawa Barat pun turut menjadi catatan hangat dalam pertemuan tersebut. Mengingat masa kecilnya yang pernah dihabiskan di Pulau Sumbawa (TK Bhayangkari Sumbawa Besar dan tinggal di Jalan Mawar), ia mengaku merasa seperti pulang ke kampung halaman sendiri, sehingga memiliki keterpanggilan moral yang kuat untuk mengawal kemajuan daerah bersama keluarga besarnya di KSB.

Melalui momentum silaturahmi ini, SMSI KSB bersama Kejari Sumbawa Barat sepakat untuk terus memperkuat koordinasi, mengedepankan dialog preventif, serta memastikan setiap informasi dan kegiatan pembangunan di Bumi Pariri Lema Bariri dapat tersampaikan secara transparan dan akurat kepada publik.