Gema Wahyu di Jereweh, MTQ XXII Resmi Dimulai

Sumbawa Barat, insidentb.com | Jumat malam (26/06/2026), langit Jereweh seolah bersaksi atas kemuliaan yang dipancarkan dari Lapangan Alun alun Kecamatan Jereweh. Di tengah gemerlap lampu, ribuan pasang mata tertuju pada satu tujuan: membumikan Kalam Ilahi melalui Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXII tingkat Kecamatan Jereweh.

Acara yang dimulai tepat pukul 20.00 WITA ini bukan sekadar seremonial belaka. Ia adalah syiar, sebuah pengingat bagi umat akan agungnya mukjizat Al-Qur’an yang menjadi pedoman hidup sepanjang zaman. Kehadiran sekitar 2.000 masyarakat dari berbagai penjuru kecamatan menciptakan atmosfer ukhuwah Islamiyah yang kental, hangat, dan penuh khidmat.

Di balik kemeriahan yang tertata, tampak barisan aparat keamanan dari Koramil 1628-05/Jereweh dan Polsek Jereweh yang berdiri teguh. Sinergi ini menjadi bukti nyata komitmen menjaga marwah acara agar berjalan aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran tokoh-tokoh penting, mulai dari unsur Forkopimcam, anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Barat M. Adnan, S.Pd., M.M., hingga para tokoh agama dan adat, semakin menegaskan bahwa Al-Qur’an adalah pilar pemersatu umat yang harus dijaga bersama.

Rangkaian acara yang dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an seolah membasuh jiwa para hadirin, membawa suasana hati menuju ketundukan kepada Allah SWT. Prosesi pelantikan Dewan Hakim yang disaksikan khalayak umum menjadi simbol tanggung jawab besar dalam menjaga kemurnian dan kebenaran dalam setiap lantunan yang akan diperlombakan.

Dalam sambutannya, Camat Jereweh, H. Abdul Muthalib, S.Pd., M.M., menyampaikan pesan yang mendalam. Beliau menegaskan bahwa MTQ bukanlah ajang pamer suara atau sekadar perlombaan untuk memperebutkan piala. Lebih dari itu, MTQ adalah momentum bagi masyarakat untuk kembali menenggelamkan diri dalam samudra keberkahan Al-Qur’an.

“Pelaksanaan MTQ ini adalah ladang untuk meningkatkan kecintaan kita kepada Al-Qur’an. Jadikanlah setiap ayat yang dilantunkan sebagai cermin diri dan penguat tali persaudaraan atau ukhuwah Islamiyah di tanah Jereweh yang kita cintai ini,” tutur Camat dalam pidatonya.

Tepat pukul 22.15 WITA, seluruh rangkaian kegiatan berakhir. Meski acara telah usai, gema dari ayat ayat suci yang sempat menggetarkan udara malam Jereweh diyakini masih membekas di hati setiap yang hadir.

Berkat sinergi yang apik antara panitia, aparat keamanan, dan antusiasme masyarakat, pembukaan MTQ ke-XXII ini ditutup dalam keadaan yang sangat damai.

Kini, Jereweh telah bersiap. Mari kita nantikan lahirnya generasi qurani yang tak hanya mahir dalam tilawah, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai nilai wahyu dalam setiap helaan napas kehidupan bermasyarakat.