Ketua Fraksi PDI-P Soroti Tiga Isu Terkini di Sumbawa Barat

  • Bagikan
CSR Disoal, Politisi Sebut Management AMNT 'Asbun'
(Foto ist: Muhammad Saleh, SE, Anggota DPRD Dapil III Sumbawa Barat)

Sumbawa Barat | Ketua Fraksi PDI-Perjuangan Kabupaten Sumbawa Barat, Muhammad Saleh, SE menyoroti tiga isu terkini yang menjadi sorotan publik akhir-akhir ini.

Tiga isu yang menjadi sorotan Ketua Fraksi PDI-P tersebut, diantaranya, kelangkaan gas LPG 3 kilo, maraknya peredaran narkoba dan perekrutan tenaga kerja.

“Saya yakin kita semua sudah berbuat untuk itu, tetapi masyarakat yang tidak paham tentang itu berteriak, mereka inginkan pelayanan yang terbaik terutama dari eksekutif dan legislatif, sungguh miris setiap hari kita melihat warga berteriak lantaran kelangkaan gas LPG,” kata Ketua Fraksi dari PDI-P M. Saleh saat menginterupsi rapat paripurna legislatif beragendakan penyampaian Kebijakan Umum APBD (KUA), Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) yang berlangsung di Ruang Paripurna DPRD, Selasa (23/8/2022).

Kelangkaan LPG terjadi menurutnya, lantaran ada beberapa oknum dan kelompok yang sengaja memanfaatkan kondisi tersebut sehingga rakyat kecil menjerit dengan kelangkaan yang terjadi.

“Ada kelompok-kelompok tertentu yang sengaja melakukan hal ini, besok LPG datang lima menit habis tetapi besoknya masih beredar,” ujarnya.

Yang lebih miris lagi, kata dia, masalah peredaran narkoba yang telah menyasar ke semua kalangan semakin hari semakin meningkat tajam.

“Memang setiap hari kita membaca di sejumlah media, aparat penegak hukum menangkap para pelaku narkoba. Kemudian, efek dari maraknya peredaran narkoba kasus asusila sering terjadi, artinya ini sangat berpengaruh sebab banyak kasus asusila akhir-akhir ini terjadi dan tidak menutup kemungkinan banyak korban dan pelaku yang akhirnya tertangkap,” bebernya.

Kemudian terakhir, terkait masalah perekrutan tenaga kerja yang menggunakan sistem satu pintu, menurutnya, masih belum maksimal sehingga perlu pembahasan secara komprehensif untuk menghindari gejolak sosial ditengah masyarakat.

“Kebetulan dalam rapat hari ini hadir semua unsur Forkopimda. Jadi, saran saya mungkin sekali-sekali kita lakukan rapat koordinasi atau dibentuknya forum koordinasi untuk membahas isu-isu kekinian,” pungkasnya.

Tonton video dibawah ini:

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!