Sumbawa Barat, insidentb.com | Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) memiliki program tahunan berupa penghargaan bagi pejabat pusat dan daerah serta tokoh peduli pers dalam bentuk penghargaan bergengsi PIN Emas.
Ketua DPW SMSI Provinsi Nusa Tenggara Barat, H. M. Abdus Syukur, S.H., M.H., menjelaskan bahwa penghargaan PIN Emas SMSI merupakan bentuk apresiasi kepada pejabat baik pusat dan daerah, maupun tokoh yang dinilai memiliki komitmen tinggi terhadap keterbukaan informasi publik, inovasi pelayanan, tata kelola pemerintahan yang baik, serta membangun kemitraan yang sehat dengan media siber.
“PIN Emas SMSI ini diharapkan menjadi motivasi agar setiap daerah terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar H. M. Abdus Syukur, S.H., M.H, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (27/08/2026).
Menurutnya, proses penilaian dilakukan secara objektif melalui sejumlah indikator yang meliputi keterbukaan informasi publik, responsivitas terhadap media, transparansi program, inovasi pelayanan, dampak kebijakan bagi masyarakat, hingga integritas penyelenggara pemerintahan.Khusus untuk Pejabat di daerah yang memenuhi kriteria akan diusulkan oleh pengurus daerah kepada SMSI Pusat untuk mengikuti proses seleksi penerima PIN Emas.
Ketua SMSI Kabupaten Sumbawa Barat, Indra Irawan LM, S.Kom, mengatakan bahwa SMSI KSB akan menindaklanjuti program tersebut dengan melaksanakan penilaian terhadap seluruh pejabat baik pimpinan OPD maupun segenap unsur Forkopimda di Kabupaten Sumbawa Barat mulai September 2026.
“Mulai September, SMSI Kabupaten Sumbawa Barat akan meluncurkan sistem penilaian sekaligus rapor kinerja pejabat di daerah dalam aspek keterbukaan informasi publik, komunikasi publik, inovasi dan pelayanan. Hasil penilaian akan menjadi dasar untuk mengusulkan pejabat yang memenuhi kriteria kepada SMSI Pusat sebagai calon penerima PIN Emas,” kata Indra.
Ia menegaskan bahwa program tersebut merupakan bentuk dukungan SMSI terhadap penguatan budaya keterbukaan informasi publik di Kabupaten Sumbawa Barat yang sejalan dengan komitmen Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si., dalam membangun pemerintahan yang transparan, responsif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“Kami ingin mendorong agar keterbukaan informasi publik benar-benar menjadi budaya kerja di setiap OPD. Program ini bukan untuk mencari kelemahan, tetapi menjadi motivasi agar seluruh perangkat daerah terus berinovasi, meningkatkan pelayanan, serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat dan media. Semangat ini juga sejalan dengan komitmen Bupati Sumbawa Barat dalam mewujudkan pemerintahan yang terbuka dan akuntabel,” tegas Indra.
SMSI Kabupaten Sumbawa Barat dalam waktu dekat akan menyosialisasikan indikator penilaian kepada seluruh OPD. Penilaian tersebut mencakup aspek keterbukaan informasi publik, respons terhadap media, inovasi komunikasi digital, kualitas pelayanan publik, hingga dampak program terhadap masyarakat.
Melalui program ini, SMSI berharap tercipta budaya kompetisi yang sehat di lingkungan pemerintah daerah sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat transparansi pemerintahan, dan mendorong lahirnya inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.










