Sumbawa Barat, insidentb.com | Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat mengambil langkah progresif dalam membenahi kualitas ekosistem pendidikan di daerahnya. Melalui kebijakan Gerakan Ayah Mengambil Rapor (GEMAR) yang dilaksanakan serentak pada Sabtu (20/06/2026).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan KSB, Agus, S.Pd., M.Si., menegaskan bahwa gerakan ini adalah bentuk dekonstruksi peran orang tua dalam pola asuh. Selama ini, keterlibatan ayah dalam memantau perkembangan akademik anak sering kali terabaikan dan dianggap sebagai tanggung jawab ibu semata.
“GEMAR adalah antitesis dari pola asuh pasif. Kami menuntut keterlibatan aktif ayah agar tidak hanya formalitas, tetapi benar benar hadir untuk memahami potensi, kendala, dan kebutuhan anak di sekolah,” tegas Agus.
Di lapangan, tepatnya di SMP Negeri 1 Taliwang, implementasi kebijakan ini menunjukkan hasil yang signifikan. Para ayah tidak hanya hadir untuk menerima lembaran nilai, tetapi terlibat dalam dialog intensif dengan pendidik mengenai arah perkembangan karakter dan akademik anak mereka.
Lebih lanjut, Agus menekankan bahwa kedekatan psikologis yang terbangun melalui momen ini merupakan investasi jangka panjang bagi pembentukan karakter anak.
Ia berharap GEMAR tidak berhenti pada seremonial tahunan, melainkan bertransformasi menjadi budaya pendidikan berbasis keluarga yang berkelanjutan.
“Ketika seorang ayah turun tangan dan peduli, kepercayaan diri dan motivasi belajar anak akan meningkat drastis. Inilah fondasi utama dalam melahirkan generasi Sumbawa Barat yang unggul dan berdaya saing,” tutupnya.










