Sinergi Pemkab KSB dan TNI Percepat Program Prioritas Nasional

Sumbawa Barat | Komandan Resor Militer (Danrem) 162/Wira Bhakti, Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief, S.Sos., didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 162/WB PD IX/Udayana, Ny. Endang Sjasul Arief, menyelenggarakan Safari Ramadhan bersama keluarga besar Kodim 1628/KSB, Kamis (12/03/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Makodim 1628/Sumbawa Barat ini menegaskan kembali komitmen kuat TNI dalam mendukung program pemerintah daerah guna mengakselerasi pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 1628/KSB, Letkol Inf Rendra Agit Trisnawan, menyampaikan progres signifikan percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) serta upaya penanganan infrastruktur jembatan yang menjadi perhatian serius pemerintah pusat.

“Saat ini kami fokus pada progres penanganan dan percepatan pembangunan Kopdes/Kelurahan Merah Putih,” tegas Dandim.

(Foto ist: Dandim 1628/KSB, Letkol Inf Rendra Agit Trisnawan)

Menanggapi hal tersebut, Danrem 162/Wira Bhakti menegaskan dukungan penuh TNI terhadap program pemerintah.

“TNI akan selalu aktif mendukung program pemerintah dan menjadi bagian dari solusi,” ujar Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief.

Ia menyoroti keberadaan 36 titik KDMP yang telah tersebar di desa/kelurahan di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dan membuka kesempatan bagi desa lain yang berkeinginan membangun, sambil menekankan pentingnya ketersediaan lahan.

“Dengan terbangunnya KDMP, diharapkan kesejahteraan masyarakat dapat terangkat secara signifikan. Terkait program perbaikan jembatan, prioritas utama diberikan pada jembatan yang rusak akibat bencana, namun perbaikan jembatan penghubung lainnya juga akan terus menjadi perhatian,” tegasnya.

Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, menegaskan penting tentang sinergisitas antara pemerintah daerah dan TNI Angkatan Darat. Ia mengapresiasi tinggi kontribusi nyata TNI di KSB, khususnya dalam percepatan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

“Jika dilihat dari laporan progres, KSB saat ini dapat dikatakan unggul di antara kabupaten/kota lain di NTB,” ungkap Bupati.

Meski demikian, Bupati mengakui masih adanya tantangan, terutama terkait ketersediaan lahan di beberapa desa/kelurahan.

“InsyaAllah, kami akan terus memfasilitasi bagaimana desa-desa ini segera terselesaikan ketersediaan lahannya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan TNI untuk terus menyukseskan program pemerintah pusat, salah satunya adalah program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Ia menekankan pentingnya verifikasi dan sertifikasi setelah operasional MBG dibangun.

“Sambil diperbaiki, pelayanan juga harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pesan Bupati.

Terakhir, Bupati menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait urgensi penanganan persoalan sampah. Untuk tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat mewajibkan setiap kelurahan dan desa memiliki Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

“Bagi yang sudah ada TPS3R-nya wajib diaktifkan, jika tidak ada, wajib ada Bank Sampah,” tegas Bupati.

Bupati berharap Dandim dan Kapolres dapat melibatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas secara langsung dalam pengelolaan sampah ini, sebagai langkah antisipatif sebelum masalah sampah menjadi lebih parah. Bupati secara khusus memohon izin kepada Danrem untuk melibatkan TNI dalam mengimplementasikan program kebersihan lingkungan tersebut.