Mataram, insidentb.com | Negara tidak boleh kalah dengan potensi kejahatan jalanan. Menyisir gelapnya malam hingga menembus dinginnya subuh, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Sat Reskrim Polresta Mataram turun langsung memburu potensi gangguan keamanan dalam operasi skala intensif, Sabtu malam hingga Minggu dini hari (9/8/2026).
Operasi yang membentang selama tujuh jam penuh dari pukul 22.00 Wita hingga 05.00 Wita ini dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP I Made Dharma YP., S.T.K., S.I.K., M.Si. Mengusung misi tegas, tim menyasar titik titik penting yang diidentifikasi sebagai zona merah rawan kriminalitas di Kota Mataram.
Tak hanya berpatroli dengan kendaraan taktis, personel URC menerapkan strategi taktis gabungan, penindakan preventif dan dialog persuasif. Sejumlah kelompok pemuda yang masih nekat nongkrong di pinggir jalan hingga larut malam langsung didatangi. Aparat tidak memberi ruang bagi potensi gerombolan jalanan untuk berbuat onar, memberikan peringatan tegas sekaligus membubarkan kerumunan yang berisiko memicu tawuran maupun tindak pidana jalanan (street crime).
Langkah agresif ini merupakan wujud nyata dari Patroli Rinjani Presisi sebuah program strategis Kapolda NTB untuk memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) tetap terkunci rapat di bawah kendali aparat hukum.
Di balik operasi malam itu, terselip misi yang jauh lebih besar. Patroli ini sekaligus menjadi bagian dari Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) Kamtibmas untuk membersihkan wilayah hukum Polresta Mataram dari segala bentuk ancaman kriminalitas menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Patroli kali ini selain tindak lanjut dari program Kapolda NTB dalam rangka mewujudkan Harkamtibmas di wilayah hukum, juga merupakan kegiatan Cipkon yang dilaksanakan jajaran Polresta Mataram menjelang HUT Kemerdekaan,” tegas AKP I Made Dharma, dalam keterangannya, Minggu 09 Agustus 2026.
Ia menekankan bahwa kehadiran polisi di jam-jam rawan bukanlah formalitas belaka, melainkan bentuk perisai pelindung bagi masyarakat agar terhindar dari ancaman kejahatan malam.
“Dengan intensitas patroli yang terus kami gencarkan ini, Polresta Mataram mengirimkan pesan kepada para pelaku kejahatan, tidak ada tempat aman bagi para pengganggu keamanan di bumi Mataram,” pungkasnya.










