Apresiasi Pelayan Rumah Allah, Program KSB Maju Salurkan Insentif bagi Marbot Masjid

Sumbawa Barat | Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat terus memperluas jangkauan program kesejahteraan masyarakat melalui KSB Maju. Kali ini, perhatian khusus diberikan kepada para marbot masjid sebagai ujung tombak pemeliharaan fasilitas ibadah.

Melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), pemerintah memastikan pemberian insentif bulanan bagi para marbot yang bertugas di wilayah Kecamatan Taliwang.

Program ini merupakan bagian dari visi besar pemerintah daerah dalam memberdayakan elemen masyarakat yang memiliki peran vital namun sering terabaikan. Insentif ini diberikan secara menyeluruh kepada marbot yang berada di lingkungan masjid masjid di Kecamatan Taliwang serta marbot yang bertugas di Masjid Kecamatan di seluruh KSB (8 kecamatan).

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda KSB, Dr. TGH Burhanuddin, S.Sos., M. Pdi, menyampaikan bahwa setiap marbot akan menerima insentif sebesar Rp500.000 per bulan. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi mereka dalam menjaga kenyamanan rumah ibadah.

“Pemerintah memandang marbot bukan sekadar penjaga masjid, melainkan mitra pemerintah dalam menciptakan lingkungan ibadah yang kondusif. Pemberian insentif sebesar Rp500.000 setiap bulannya ini adalah bentuk hadirnya negara untuk mengapresiasi kerja keras mereka,” ujar Dr. TGH Burhanuddin, dalam keterangannya, Senin (11/05/2026).

Penyaluran insentif ini menyasar seluruh marbot yang ada di masjid masjid dalam wilayah Kecamatan Taliwang secara komprehensif. Selain itu, program ini juga mencakup para marbot yang mengabdi di Masjid Masjid Kecamatan yang tersebar di delapan kecamatan di Kabupaten Sumbawa Barat.

Upaya pemberdayaan ini diharapkan dapat meningkatkan semangat para marbot dalam menjalankan tugasnya, sekaligus membantu memenuhi kebutuhan ekonomi mereka.

“Kami ingin memastikan bahwa pemberdayaan ini dirasakan langsung. Ini adalah bagian dari komitmen berkelanjutan dalam program KSB Maju, di mana sektor keagamaan dan perangkatnya menjadi prioritas penting dalam pembangunan sosial kita,” pungkasnya.

Dengan adanya skema insentif yang teratur, Pemerintah Daerah berharap manajemen masjid di tingkat kecamatan dan kelurahan/desa semakin profesional dan mandiri.(**)