Sumbawa Barat, insidentb.com | Tradisi pertarungan rakyat penuh gengsi, Barampok Maras, membakar semangat ribuan penonton di Lapangan Alun Alun Kota Taliwang, Sumbawa Barat, Minggu (4/10/2026).
Di balik kerasnya benturan fisik di tengah arena, helatan ini membawa pesan moral yang dalam dengan menjunjung tinggi sportivitas dan merajut persaudaraan tanpa batas.
Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Sumbawa Barat, Agusti Lanar Medyar, menegaskan bahwa esensi Barampok bukan hanya adu otot atau hiburan semata. “Barampok bukan cuma ajang adu otot atau hiburan. Ini adalah simbol sportivitas, kejujuran, dan keberanian tau dan tana Samawa,” ujarnya, saat membuka acara Barampok.
Ia memegang prinsip luhur bahwa di balik kerasnya laga, persaudaraan adalah hukum mutlak. Begitu bel akhir berbunyi, tidak ada ruang bagi dendam. Seluruh petarung wajib saling merangkul, menjadikan tradisi ini sebagai perekat kuat gotong royong di tengah masyarakat.
Komitmen menjaga keamanan dan kelangsungan tradisi ini juga mendapat dukungan penuh dari jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Dandim 1628/SB, Letkol Inf Rendra Agit T., memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya agenda budaya tersebut.
“Budaya berampok sangat kami apresiasikan. Agenda ini luar biasa,” ungkap Dandim.
Senada dengan hal tersebut, Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, turut mengapresiasi langkah nyata Pemuda Pancasila dalam merawat tradisi leluhur. Bupati menegaskan pentingnya kolaborasi pengamanan demi keberlanjutan event di masa depan.
“Saya titip TNI-Polri mengamankan agenda ini. Jika lancar, maka event ini akan terus berkelanjutan kedepannya,” tegasnya.
Melalui sinergi yang solid antara Ormas Pemuda Pancasila, aparat keamanan, dan pemerintah daerah, Barampok Maras terbukti tidak hanya sukses menjadi tontonan yang memacu adrenalin, tetapi juga momentum pemersatu yang memperkuat harkat dan martabat masyarakat Sumbawa Barat.










