Lolos UKW, Direktur Solopos Institute Ingatkan Jurnalis Jaga Integritas dan Etik

(Foto ist : Direktur Solopos Institute, H. Syifaul Arifin saat memberikan pesan di acara penutupan UKW di Kantor Bank NTB Syariah, Minggu 27 September 2026) 

Mataram, insidentb.com | Direktur Solopos Institute, H. Syifaul Arifin, mengingatkan para peserta yang dinyatakan lolos untuk meredam euforia berlebihan.

Pesan tersebut disampaikan pada acara penutupan rangkaian Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menggandeng PT Aksara Solopos Institute yang berlangsung mulai 26 hingga 27 September 2026, bertempat di Lantai VI, Kantor Bank NTB Syariah Mataram.

Di hadapan para peserta yang telah melewati serangkaian ujian tulis maupun praktik yang ketat, ia menitikberatkan bahwa gelar kompeten menuntut kedewasaan sikap, bukan kesombongan yang justru meruntuhkan marwah profesi.

“Apa yang diraih hari ini murni merupakan buah dari ketekunan, ketelitian, dan kerja keras kawan kawan sendiri di ruang ujian,” ungkap, Syifaul, Minggu (27/09/2026).

Syifaul menyebut, Dewan Pers dalam mengadakan UKW guna memastikan siapa saja jurnalis yang benar benar memiliki kapasitas dan kompetensi untuk bekerja secara profesional di tengah dinamika media saat ini.

“Saya berpesan kepada para peserta yang dinyatakan lolos agar senantiasa menjaga integritas tinggi, memegang teguh kode etik jurnalis dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan,” ujarnya.

Penutupan UKW ini sekaligus menjadi momentum refleksi kolektif. Tantangan pers ke depan kian kompleks, mulai dari tekanan kecepatan publikasi hingga independensi media yang diuji berbagai kepentingan.

Pesan tegas dari Direktur Solopos Institute ini, para wartawan yang baru saja mengantongi legitimasi kompetensi diharapkan mampu membawa angin segar. Mereka dituntut tidak hanya piawai merangkkai kata dan memburu fakta, tetapi juga konsisten merawat kepercayaan publik melalui karya karya jurnalistik yang bermartabat, akurat, dan berpihak pada kebenaran.