Sumbawa Barat | Lembaga Survey Nasional Median, merilis hasil survey tingkat kepuasaan masyarakat atas pemerintahan Bupati Sumbawa Barat dan Wakil Bupati, Amar Nurmansyah dan Hj. Hanifah Musyafirin, nyaris sempurna.
Sejak survey dilakukan pada 14 hingga 21 September 2025 itu, menyebut kepuasaan tertinggi pada program strategis pemerintah, yakni, Kartu KSB Maju.
“Tingkat kepuasannya mencapai 72,9 persen. Survey ini melibatkan 600 responden dengan margin of eror 3,92 persen. Sementara tingkat kepercayaan mencapai 95 persen,” kata, Rico Marbun, Direktur Survey Median, dalam presentasinya, melalui teleconfrence, di Graha Fitrah, KTC, Kamis (18/12/2025).

Menariknya, Rico memaparkan data info grafis yang menunjukkan, bahwa tingkat kepuasaan masyarakat atas program strategis pemerintah itu ranning atau terus naik mencapai level 82 persen, di prediksi hingga Desember 2025 ini. Data tersebut menurut lembaga survey nasional itu, menunjukkan bahwa kepuasaan yang nyaris sempurna.
Tingkat kepuasan tersebut ternyata juga menaikkan indeks persepsi positif kepercayaan dan keyakinan publik setempat terhadap masa depan Sumbawa Barat yang cerah.
Ini kata Rico tergambar dalam lagi lagi data survey, dimana, 70,0 persen masyarakat Sumbawa Barat mengaku optimis terhadap masa depan Sumbawa Barat lebih baik ditangan Amar Nani. Sedangkan, hanya 11,0 persen yang mengaku tidak baik dan 19,0 persen menolak menyatakan pendapat.
“Hasil jajak pendapat yang positif tersebut dipengaruhi karena tingkat ketahuan masyarakat atas program ini mencapai, 95 persen. Sementara, 66,5 persen masyarakat mengaku telah menerima manfaat program tersebut. Penyebarluasan melalui media online dan media sosial juga menjadi indikator penting,” ujar, Rico.

Sementara itu, pemerintah Sumbawa Barat mengatakan puas atas kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan tim publikasi media. Data survey median tersebut menunjukkan, salah satu indikator indeks persepsi serta kepuasan masyarakat terhadap program pemerintah, karena kerja keras, sosialisasi dan eksekusi program sangat progresif yang dikerjakan OPD dan tim media massa.
“Alhamdulillah, saya melihat hampir semua OPD kepuasannya diatas 60 persen. Hanya pertanian dan perumahan yang dibawah itu. Itu salah satunya karena memang musim tanam belum masuk serta eksekusi di Dinas Perkim yang masih berproses,” kata, Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah.
Kepala daerah menekankan, kinerja program Kartu KSB Maju kinerja diukur pada eksekusi atau realisasi program. Sebab masyarakat menilai kinerja pemerintah baik dari eksekusi.
Kendati demikian, kepala daerah kembali mengapresiasi, kerja terpadu jajarannya dibawah pengawasan Wakil Bupati dan Sekda sudah sangat keras dilapangan.
“Kita fahami ini tahun pertama. Bayangkan, mulai dari perencanaan, pendataan, pembuatan regulasi hingga aksi dan realisasi dilakukan secara bersamaan. Ini tidak gampang, berat tapi kami berhasil,” ujarnya, tegas.
Terakhir, kepala daerah mengatakan tujuh program strategis dari Kartu KSB Maju bukan sesuatu yang baku. Semuanya bisa dikembangkan lebih baik, bila perlu dengan inovasi. Kepala daerah mengkhawatirkan, kejenuhan program.
“Boleh berinovasi kok. Tidak terpaku dengan tujuh indikator program tadi. Jika ada ide dan gagasan baru, kita bisa kembangkan lagi, apalagi tahun depan KSB Maju Luar Biasa akan segera kita realisasikan,” demikian, Bupati.










