Mataram, insidentb.com | Momentum Peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 di Mako Polda NTB tak hanya menjadi panggung tahunan. Lebih dari itu, ajang ini menjelma jadi wadah unjuk kekompakan, semangat olahraga, hingga pemberdayaan ekonomi riil keluarga besar Polri.
Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Rendy Andy Julikhlas, S.H., S.I.K., M.Si., turun langsung mendampingi jajaran pengurus Bhayangkari Cabang Sumbawa Barat untuk menyukseskan seluruh rangkaian acara yang diinisiasi oleh Pengurus Daerah Bhayangkari Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kehadiran pimpinan di tengah tengah kontingen menegaskan komitmen Polres KSB dalam membangun soliditas internal sekaligus menyokong program program strategis Bhayangkari.
Kasi Humas Polres Sumbawa Barat, IPTU Anak Agung Made Subrata, menegaskan bahwa keikutsertaan kontingen dari bumi Pariri Lema Bariri ini merupakan wujud partisipasi aktif dan sinergi tanpa batas di lingkungan Polda NTB.
“Kapolres Sumbawa Barat AKBP Rendy Andy Julikhlas hadir langsung mendampingi Ketua dan anggota Bhayangkari Cabang Sumbawa Barat dalam mengikuti berbagai agenda kegiatan HKGB ke-74 di Mako Polda NTB,” tegas IPTU Anak Agung Made Subrata, dalam keterangan persnya, Minggu (18/10/2026).
Rangkaian kegiatan dikemas interaktif dan menyentuh berbagai aspek. Di lapangan olahraga, tensi kompetisi sehat memuncak lewat pertandingan voli dan atraksi lomba yel yel yang penuh energi serta kreativitas. Tak berhenti di situ, geliat ekonomi kreatif turut dipamerkan melalui Bazar UMKM yang menampilkan ragam produk unggulan daerah hasil karya ibu ibu Bhayangkari.
“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi yang sehat melalui pertandingan olahraga seperti voli dan keceriaan lomba yel yel, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan ekonomi keluarga melalui stand UMKM Bhayangkari,” jelasnya.
Atmosfer kemeriahan, kehangatan, dan semangat persaudaraan antar Pengurus Cabang Bhayangkari se-Jajaran Polda NTB terasa kental sepanjang acara. Melalui momentum HKGB ke-74 ini, Polres KSB membuktikan bahwa soliditas institusi dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan selaras demi terwujudnya Polri yang makin presisi dan dekat dengan masyarakat.










