Buktikan Komitmen, Geram Gedor PT AMNT

  • Bagikan

Sumbawa Barat – Puluhan pemuda Sumbawa Barat yang tergabung dalam Gerakan Muda (Geram) Sumbawa Barat, buktikan komitmen mereka sebelumnya menggedor PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PT AMNT) dengan berunjuk rasa di gate Benete pintu masuk tambang batu hijau, Maluk Sumbawa Barat, Senin (7/6/2021).

Sejumlah tuntutan disampaikan orator Geram, diantaranya Firman Jawas, Tonyman, Yudi Prayudi dan sejumlah pentolan Geram lainnya, ditambah Johni Saputra aktivis LSM KSB yang ikut gabung kemarin.

Dalam orasinya Geram menyampaikan 13 tuntutan kepada managemen PT AMNT yang menurut mereka mewakili perasaan masyarakat KSB selama ini.

Rencana pembangunan Smelter yang diamanatkan UU Nomor 3/2020 tentang Minerba, menjadi pokok utama yang disuarakan Geram, menurut mereka, PT AMNT wajib melaksanakan amanat UU tersebut dan patuh terhadap aturan negara dengan menunjukkan geliat yang progresif.

”Sejak sebelum Covid 19 wacana Smelter disampaikan namun tidak menunjukkan Progres yang signifikan, jadi jangan berdalih karena Covid lalu menunda nunda sementara hasil tambang perut bumi KSB tetap saja digeruk, ini amanat UU harus disikapi dengan serius,” tandas Firman Jawas Ketua Geram KSB.

Aksi demo yang dimulai sejak pukul 09.00 wita itu nampak dikawal ketat aparat Kepolisian Resort Sumbawa Barat.

Setelah silih berganti melakukan orasi melalui komunikasi yg intens pihak Kepolisian dengan Susanto Liem managemen PT AMNT, akhirnya pukul 14.00 siang pihak managemen melalui security eksternal Eson Saputra menemui masa aksi di Gate Benete.

”Kesepakatan kita akan diterima pihak Amnt hari Rabu, ba’da dzuhur bertempat di kantor camat maluk. Belum bisa dipastikan siapa yg akan menemui kami,” tambah Firman.

Atas aksinya kemarin, pentolan Geram lainnya Tonyman menyampaikan terima kasih untuk masyarakat KSB yang telah mensupport aksinya.

”Untuk kita ketahui bersama bahwa aksi kami hari ini di PT.AMNT Alhamdulillah berjalan dgn baik meskipun sempat terjadi sedikit gesekan, semoga nantinya apa yg menjadi tuntutan kami dan kita semua dipenuhi oleh AMNT, kalau meleset kita akan terus aksi,” tandas Tonyman.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *